Sunday, February 26, 2012

[SATU JAM MENULIS SERENTAK-MILAD FLP SEDUNIA]

: Perempuan bermata bening

Ini bulan kedua
di awal cerita kuingat
tiap kenangan terselip di guratan waktu
ada kebaikan di kedua bola matamu

di matamu
aku tak perlu menakar ketulusan
sebab semua terasa sebagai kegembiraan

setelah matahari tergelincir
dan saat langit menjadi merah
ada kenang dan harapan
dalam tiap taburan doa yang kugenggam
kala kerentaan tiba
kita masih menyimpan sisa cinta


#februari  2012
VCY, sisiungu
miss u mom..

Friday, February 24, 2012

Serupa Kupu-kupu


: Yumna Faatin Az-Zahra

Yumna, cepat sembuh nak.
Gadis kecil pemalu tetapi selalu riang
kan kukisahkan lagi tentang kupu-kupu yang terbang menembus remang cahaya
berteduh dari hujan lalu hinggap di kelopak bougenvil kita
kupukupu yang selalu menebar keindahan serupa dirimu

ia arungi perjalanan berliku, jauh…
terbang di atas pohonpohon berembun
kadangkala ia tak tahu di mana keberadaannya
ia datangi daundaun hijau
ia datangi pula bunga bermacam warna
sampai letih sampai matahari penat menebar cahaya

walau tiap pagi ia pergi kala daundaun masih segar
ia tak ingin mengeluh
sebab ia ingin memberi senyuman pada wajahwajah berseri
ia yakin perjalanan jauh ini menyenangkan
hingga ia menemukan rumah yang nyaman
lalu melihat engkau bernyanyi penuh riang
anak pintar yang selalu suka mendengar cerita

kupukupu kembali menghisap madu di bougenvil merah jambu
juga menjumpaimu
seperti aku yang menyimpan rindu
menyaksikan engkau bersemangat  saat matahari masih hangat
menyentuh kedua pipimu dengan setangkup jemariku


#februari
VCY, sisiungu

Tuesday, February 21, 2012

Sahabat Sejati





“Sudah mendapat sahabat sejati?” seseorang bertanya pada saya. “Sahabat sejati adalah dalam pertemanan kalian tak pernah terjadi perselesihan.” lanjutnya lagi.

Tentu saja saya menjawabnya sudah. Saya menyebutnya sebagai Sahabat Serasa. Kisah persahabatan kami sudah lama terjalin dan bukan karena tidak pernah ada rasa ketidaknyamanan diantara kami, lantas saya memasukkan dia dalam persahabatan sejati. Kecil kemungkinan menemukan sahabat sejati kalau saya memegang standar seperti itu. Saya beranggapan perselisihan ataupun pertengkaran kecil juga adalah bagian dari persahabatan. Maka kami pernah saling “diam-diaman” meski pun itu hanya sesaat. Ya, seperti yang sudah saya tuliskan dalam Sahabat Serasa bahwa kami tak pernah ingin membuat persahabatan ini menjadi rumit.

Bagi saya sendiri seorang sahabat sejati adalah dia yang dengan senang hati memberi celah kepada saya untuk menjadi diri saya sendiri dihadapannya. Menerima saya apa adanya sambil mengingatkan ketika saya salah dalam memandang sesuatu. Dia pula melengkapi keseriusan saya dengan tawa ataupun sebaliknya. Serta yang paling penting ada rasa kesetiaan dalam hal saling meluruskan jika kami melakukan kekhilafan.

Saya dan dia tidak perlu sungkan untuk mengatakan, “Aku sedih.” Tak perlu malu untuk bilang, “Ana uhibbuki fillah.” Saling memberi semangat di saat lemah dan saling membantu jika salah satu menghadapi kesulitan.

Dari persahabatan itulah kami belajar untuk tidak mempertentangkan namun mempertemukan kepentingan-kepentingan. Untuk tidak mengedepankan situasi namun hubungan. Artinya, apabila terjadi kondisi-kondisi yang tak mengenakkan, hal itu tak lantas memutuskan persahabatan yang sudah lama dijalin. Membingkainya dengan keikhlasan, rasa sabar dan kesyukuran. Alhamdulillah sampai detik ini belum pernah ada situasi dimana kami saling berteriak satu sama lain karena pertengkaran (he..semoga gak ya ^^)

Dan bagaimanapun bentuk persahabatan yang dibangun hal mendasar yang tak boleh hilang adalah rasa cinta karena Allah hingga kemauan untuk saling memahami. Bukan pada karena ada tidaknya perselisihan.


#Februari
VCY, sisiungu

Saturday, February 18, 2012

Jika Hujan pernah Bercerita




Aku tak pernah memperberat kecemasan pada tiap keluhan orang-orang yang tak menginginkanku turun sebab aku yakin Tuhan selalu memperjalankan takdirku untuk memberi,

dan aku selalu menyimpan harap semoga kehadiranku membuat setiap makhluk mendapat berkah dan rahmatNya.

Aku senang menerbangkan bau rerumputan bercampur tanah karena hal itu akan membuatmu tersenyum sangat manis.

Suatu pagi lihatlah aku serupa anak kecil yang menari-nari. Pasti aku tampak lucu dan membuat engkau tertawa. Aku suka menghiburmu.

Lalu kala siang aku datang karena tak ingin nafasmu sesak oleh debu jalanan yang pekat,

serta aku selalu iba melihat pohon-pohon meranggas kemudian daun-daunnya berguguran. Maka dihari-hari musim kemarau aku meminta pada Tuhan supaya mengizinkanku sekali dua kali menjumpaimu. Bukankah kebahagiaan melihat pohon-pohon itu berbunga dan berputik kembali.

Oh iya, kalau engkau lelah, aku akan mengantar tidurmu dengan nyaman.

Ya, aku hanya sebuah keberadaan kecil karena engkau sering menjumpaiku. Namun tahukah alasan sederhana mengapa aku selalu berusaha tegar memberi?

Aku ada, karena Tuhan mencintaimu...


#februari
VCY, sisiungu.

Senja Merona








 #februari, 2012

Tuesday, February 14, 2012

Memaafkan Tanpa Syarat Apapun




Sudah katakan maap kepada orang yang telah kau lukai?

Orang-orang yang kau sakiti di masa lampau maupun mereka yang sedang bersamamu kini. Karna kau tak pernah tahu di hati mana yang masih menyelip sedih oleh sikap dan katamu.

Sudah memaafkan orang lain, siapapun?

pada wajah yang darinya kau dapat kan luka. Pada sikap yang darinya kau temui rasa ketidaknyamanan dan rasa sakit sekecil apapun bahkan pada kesalahan yang tiap kali kau mengenangnya kejanggalan itu masih terasa.

Duhai, perempuan…
Betapa kau perlu banyak belajar dari si Badui, yang dikabarkan sampai tiga kali oleh Rasulullah kepada para sahabat bahwa si Badui sebagai penghuni syurga hingga membuat seorang sahabat berkeinginan kuat bermalam dirumahnya.  Lalu pada akhirnya Badui itu pun membuka rahasia dan berkata, “Wahai tuan! Saya punya kebiasaan setiap malam sebelum tidur, saya berdo’a : Ya Allah siapa saja orang yang pernah menyakiti atau mendzalimi saya, Ampunilah dia Ya Allah! Saya ikhlas Ya Allah bukankah Engkau Maha Pengampun dan Penyayang. Sedikitpun saya tidak punya rasa sakit hati, dendam atau hasud kepada siapapun.”

Lihatlah..keikhlasan dan kesyukurannya jauh lebih berharga.

Sudahkah memaaf kan dirimu sendiri?

agar dirimu mempunyai kekuatan hati untuk menjauhi dosa-dosa, meski dengan tertatih. Agar tidak memperberat kecemasanmu melangkahkan kaki dan agar kala terjaga dan saat terlelap kau dapatkan perlindungan serta pelukan hangat kasih sayangNya.

Berlapang dadalah untuk meminta maaf dan memaafkan…
sebab kadangkala luka akan sembuh, namun belum tentu ia kan hilang. Berjanji untuk memaafkan siapa saja dan apa saja, termasuk dirimu sendiri.

Memaafkan tanpa syarat apapun, Vitha…

Dariku, dirimu sendiri.
#awal pagi di hari februari
VCY, sisiungu.

[myBOOK] Kenapa Harus Valentine




Alhamdulillah telah terbit antalogi yang ke-3
Judul : Mengapa harus Valentine
80 Pemenang FF Tolak Valentine
Penulis : Naqiyyah Syam,dkk
Penerbit: Indie Publishing
Harga Rp 37500, bisa dipesan di Indie Publishing

Selalu gregetan setiap tanggal 14 Februari. Semua orang ribut soal Valentine. Dari mulai acara TV, Radio, pernak-pernik pink, coklat, kartu ucapan, semua mengarah pada hari Valentine. Jika ditanya, "Tahu nggak sejarahnya?" Pada ngaku nggak tahu, cuma ikut-ikutan trend.

Nah, melalui buku ini kami coba membuka wawasan tentang apa itu Valentine's Day. Mengapa dirayakan banyak orang? Apakah itu tradisi Indonesia? Apakah ada larangannya dalam Islam? Buku ini juga mengajak pada perenungan melalui 80 kisah Flash Fiction (FF) bertema '"Tolak Valentine's Day".

Ada tiga bagian dalam buku ini. Pertama, memuat opini dan artikel tentang sejarah hari Valentine. Kedua, berisi komentar para facebooker tentang Valentine. Ketiga, menampilkan FF bertema "Tolak Valentine's Day".

Happy Reading..

Monday, February 13, 2012

Terbiasa Bahagia




Mungkin tak ada yang tahu demikian juga aku bagaimana wujudnya.

Ini hanya sebuah rasa seperti ketika aku mendengar gerimis mulai turun,

perasaan yang sama tiap kali melihat lekuk-lekuk kota kala senja,

atau mendengar doa-doa indah dari Ibu yang ia ucapkan lewat telepon genggam.

Rasa yang diwakilkan dengan garis melengkung di wajah menandakan senyum ketika memperhatikan dengan cermat tawa anak-anak berseragam coklat tua saat mereka pulang sekolah

atau pada mataku yang akan berbinar karena memperhatikan warna payung biru, hijau, ungu, merah jambu, abu-abu lalu jingga saat sendiri menanti hujan deras mereda di depan sebuah supermarket

serta luapan rasa yang sama melihat senyum mengembang seorang perempuan yang selalu rutin menjajakan es tebu di depan tempat tinggalku ketika kami bersitatap

bahwa: aku bahagia. Begitu saja.

Saat bisa berbagi meski yang digenggam sedikit. Berbuat hal sederhana diantara gelutan hari yang penat kemudian aku tak perlu merasa kehilangan pada apa saja yang bukan menjadi milikku.

Hingga dari sanalah aku menyadari sesungguhnya bahagia bukanlah hal yang absurd jika kita mau belajar terbiasa hidup dengan kebahagiaan. Bahagia berawal dari sesuatu yang sederhana semacam memberi ruang di hati untuk melihat, mendengar dan merasa kemudian mensyukuri semua itu.

Maka nikmat mana lagi yang kan kau dustakan?
(QS. Ar-Rahman)


mari berbahagia :)
 #februari
VCY, sisiungu

Wednesday, February 1, 2012

Pendar CahayaMu


                                                                             tatertots

 
Suatu sore, saat menghadap ke barat. Meskipun matahari sudah terbenam lalu malam merangkak begitu lamban. Engkau masih memberi banyak kebaikan.

Tak ada yang lebih kurindukan dari semua itu, saat kaki lemah mencari tumpuan dan terdengar tik tak jam berjalan pelan. Apa lagi yang perlu kutanyakan padaMu Maha Penjaga. Kau berikan kehidupan-kehidupan baru dalam waktu yang melesat tanpa terasa.

Di kepalaku hanya terhampar kesalahan-kesalahan dan membuat ketakutan kadang ada kadang tiada. Bahwa tidurku harusnya tak lebih panjang dari untaian syukur yang dilafadzkan.

Setelah hari ini aku ingin sering bersamaMU karena dari pertemuan serta percakapan yang berlangsung setiap waktu itulah aku seperti menjadi bunga-bunga sore yang menunduk malu atas cahayaMu.

#februari 2012
VCY, sisiungu.