Bismillahirahmannirrahiim…
Kemarin malam jam tangan yang tergeletak di meja leptop menunjukkan pukul 9, ketika itu saya tidak bisa tidur dengan nyaman karena kondisi fisik memberi indikasi sakit. Saya mencoba membuka internet. Berselancar di dunia maya sekedar untuk membaca. Iseng saya buka twitter. Membaca baris demi baris timeline dari beberapa akun twitter yang saya follow dan mengklik link-link yang mungkin berisi informasi. Sampai akhirnya mata saya tertuju pada timeline akun @gadisberjilbabb. Admin mengulas tentang kewajiban berjilbab. Sungguh, kultwitnya memberi saya banyak motivasi dan renungan.
Ya, malam itu saya disegarkan dengan pemahaman yang jauh lebih dalam. Ada teguran, ada perasaan yang sama seperti beberapa tahun lalu saat saya baru mendapat hidayah kemudian langsung memutuskan untuk menutup aurat. Saya seperti mulai hidup lagi kemudian mencoba menata niat kembali karna mungkin telah jauh dari posisinya yang benar bahwa menutup aurat, berjilbab, bukan untuk kesombongan dan tidak menjadikannya salah satu trend berbusana saja agar menarik perhatian melainkan untuk mendapatkan ridhoNya. Berjilbab juga bukan perkara siap atau tidak siap namun hal itu adalah kewajiban yang datangNya dari Allah.





