Wednesday, June 29, 2011

Pada Kenangan



Setiap kenangan, pada akhirnya punya akhir bukan? *

karna tak terlalu baik memikirkan hari yang tlah lewat
maka biarkan suka yang memancar dari senyuman
kesedihan berhak berkarib bahagia,
dan barangkali semuanya menjadi mudah kalau diakhiri ketulusan.

Adakah yang pantas disesalkan?
tidak, selain kesalahan yang berpilin
atau pada kenangan yang kadangkala membuatmu sulit memejam mata
terus melonjak-lonjak di kepala meminta waktu untuk di ingat
menelingkup hati dengan duka kala malam gulita
mengusik hingga pagi hari

Pada kenangan, kadangkala biarkan ia lapuk dan menguap
sebab ada yang lebih berharga darinya, pelajaran.
pun ada yang mesti kau perhatikan lebih dari itu, bukalah jendela
ada senja yang megah di langit kota
langit halus serupa sutra
pelangi yang melengkungi ketika hujan turun berirama

Friday, June 24, 2011

Hidayah Hanya Milik-Nya




Ada yang tengah saya sadari kembali hari ini bahwa hidayah (petunjuk) hanya milik Allah. Sekuat apapun kita berusaha, sekeras apapun kita mencoba untuk menghantarkan hidayah kepada seseorang hal itu tidak akan terwujud jika Allah tidak menghendakinya.

Saya akui, kalau saya sempat lupa memikirkan itu. Saya hanya berusaha namun tidak ada penyertaan tawaqal setelahnya. Hingga betapapun gigihnya diri ini menunggu, menyediakan tempat berbagi, sampai akhirnya tertatih agar dapat beriring menuju tempat yang sama: padaNya. Semua apa yang saya inginkan tidak kesampaian, hmm…tidak saya belum hilang tenaga karna barangkali ini hanya perkara belum.

Teman, sungguh betapa perlunya saya menilik niat kembali, bertanya terus berulang-ulang, mengamati suara hati. Adakah yang salah? Apa yang menjadi tujuan saya selama ini? Dan Engkau mungkin akan mengatakan, begitulah bahwa memberi juga memerlukan kesabaran kemudian bersedia melenyapkan kebosanan. Ya, Saya sedang memahamkan semua itu pada pikiran dan hati ini.

Kadangkala ada pernyataan lain, mungkin saatnya saya berhenti agar tak ada kekecewaan lebih dalam ketika apa yang saya “antar” ternyata tak mendapat hasil sesuai yang saya mau. Tahukah, saya lupa, ada hal lain yang harus saya lakukan, saya masih punya satu harapan: saya masih punya doa. Lalu akhirnya menyadari bahwa setiap orang punya proses atau pencapaian sadar yang berbeda tak perlu saya yang menilai, cukup Allah saja yang menilainya. Lalu buat apa saya kecewa?!

Pontianak, 24062011.

Friday, June 17, 2011

Luruh



Ada yang terdesak
mengalir berkelok tenang
selalu, pada akhirnya ia kan datang
tiap kali suara terbenam di ujung paling sepi
bila malam menjejak

luruh
gemuruh
kini hati yang tersungkur
diantara detik suara gerimis
meruah tiba-tiba

di sini
tangis berdentam dengan irama sesal yang meranggas
kala hari telah berlayar menuju pagi

(sisiungu, VCY)

"Dialah yang menjadikanmu bisa tertawa dan menangis"(An-Najm:43)
 **Mungkin kita pernah menangis, atau bahkan sering menangis. Tapi seringnya itu bukan karena Allah,
 "Andai kalian mengetahui apa yang aku ketahui tentulah kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis (Rasulullah).

Pontianak, 18062011.

Tuesday, June 14, 2011

Obsesi Akhirat



Sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa akhirat menjadi obsesinya, maka Allah menjadikan semua urusannya lancar, hatinya kaya dan dunia datang kepadanya dalam keadaan tunduk. Dan, barangsiapa dunia menjadi obsesinya, maka Allah mengacaukan semua urusannya, menjadikannya miskin dan dunia datang kepadanya sebatas yang ditakdirkan untuknya.” Ibnu Majah meriwayatkan dengan sanad shahih.

Barangsiapa akhirat menjadi kesibukan utamanya dan obsesinya, maka setiap hari ia ingat perjalanan hidupnya kelak, apa pun yang ia lihat di dunia pasti ia hubungkan dengan akhirat, dan akhirat selalu ia sebut di setiap pembahasannya. Ia tidak bahagia kecuali karena akhirat, tidak sedih kecuali karena akhirat. Tidak ridha kecuali karena akhirat. Tidak marah kecuali krn akhirat. Tidak bergerak, kecuali karena akhirat. Dan tidak berusaha kecuali krn akhirat.

Siapa saja yang bisa seperti itu, ia diberi tiga kenikmatan oleh Allah Ta’ala. Nikmat yang Dia berikan kepada siapa saja yang Dia kehendaki diantara hamba-hambaNya. Yaitu orang-orang yang menyiapkan jiwa mereka hanya untuk ALLAH Ta’ala dan tdk ada selain DIA yang masuk ke hati mereka, baik itu berhala-berhala dunia, atau perhiasan, atau pesonanya.

Nikmat tersebut adalah sebagai berikut:

1. Seluruh urusan lancar
Allah SWT memberinya ketentraman dan kedamaian, mengumpulkan semua idenya, meminimalkan sifat lupanya, mengharmoniskan keluarganya, menambah jalinan kasih sayang antara dirinya dan pasangannya, merukunkan anak-anaknya, mendekatkan anak2 padanya, menyatukan sanak kerabat, menjauhkan konflik dari mereka, mengumpulkan hartanya, ia tidak pusing memikirkan bisnisnya yg tdk begitu baik, tidak bertindak spt orang bodoh, membuat hati manusia terarah padanya, siapapun mencintainya dan melancarkan urusan-urusan yang lain.

Monday, June 13, 2011

FLP KALBAR_ Pedasmen 3




Takdir, hari itu 11-12 Juni 2011 :)

Saya berencana, tapi Allah punya rencana lain. Saya berkeinginan dan Allah lebih tahu kebaikan untuk saya. Hari itu, sabtu-minggu (11-12 Juni 2011) sungguh saya tidak begitu memiliki niat kuat untuk mengikuti Pelatihan Dasar Menulis Angkatan 3 (PEDASMEN 3) dari Forum Lingkar Pena (FLP) KALBAR. Seorang teman dan salah seorang pengurus FLP sudah jauh hari mengajak saya untuk ikut serta. Tak begitu peduli saya dengan ajakan mereka.

PEDASMEN 1 dan 2 yang diadakan beberapa bulan sebelumnya, tak berhasil menggerakkan keinginan saya untuk menjadi peserta, saya urungkan niat. Saya berfikir belum saatnya, toh saya masih tetap bisa mendapat pembelajaran menulis lewat group-group sejenis yang saya join di jejaring pertemanan walaupun saya bukan anggota aktif. Dan ketika PEDASMEN 3 kembali dilaksanakan, saya masih dengan niat yang setengah-setengah. Saya sempat membatalkan keinginan untuk ikut menjelang beberapa jam acara. Meski teman saya yang mengajak tadi bersedia menjemput agar kami bisa pergi bersama. Saya katakan “tidak” padanya. Namun Allah berkendak lain, beberapa jam berikutnya Allah mengirimkan seorang teman lagi, orang yang berbeda, dia menelpon, memaksa, mengompori (hehe...) untuk hadir di PEDASMEN.

Thursday, June 9, 2011

Hikmah Membaca Alquran dari Seorang Kakek




Sebuah kisah sederhana, namun hikmah yang ada di dalamnya sungguh luar biasa. Yuks baca :)

Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan/area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan mencoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.Suatu hari ia bertanya pada kakeknya,

“ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?”

Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, menjawab pertanyaan sang cucu,

“Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”

Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakek tersebut tertawa dan berkata,

“Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali.”

Tuesday, June 7, 2011

[myBOOK] INSPIRING TEACHER


Alhamdulillah..nulis bareng teman2 dalam buku antologi Inspiring Teacher sudah terbit. Semoga dapat menjadi pencerah bagi siapapun..



Judul : INSPIRING TEACHER; Kumpul Guru Jadi Guru
Penulis: Sismanto, dkk.
ISBN : 978-602-8597-88-3
Terbit : Juni 2011
Tebal : 237 halaman
Harga : Rp. 47.700,00

Deskripsi:
Bila ada anggapan orang guru selalu dikaitkan dengan istilah “Oemar bakrie”, bersepeda ontel, masa depan suram, dan berpendapatan kecil, itu dulu. Sekarang, guru Indonesia saat ini adalah orang-orang yang bekerja secara profesional yang pengabdiannya sangat diharapkan, memiliki dedikasi yang tinggi, serta komitmen yang kuat didukung oleh kejujuran, membawa sekolah pada jalur persaingan di antara sekolah-sekolah. Guru-guru yang ada di sekolah tersebut merupakan guru yang siap berjuang demi pendidikan bukan hanya semata-mata untuk mencari gaji saja, melainkan memiliki jiwa pengabdian.

** Setiap manusia adalah guru, guru bagi dirinya sendiri, guru bagi orang lain, guru di sekolah, guru di tempat kursus dan guru di mana pun. Karena mengajar adalah kebutuhan manusia untuk berbagi. Membaca kisah-kisah inspiratif ini semakin memberikan saya semangat untuk terus berbagi ilmu. Kisah penuh makna, diiringi canda, tawa, semangat dan kekuatan besar yang membangkitkan gairah mengajar. Jadilah guru dan berbagi ilmu.(Achi TM, Founder Rumah Pena, Penulis, Anak seorang guru)

Ingin pesan via website? di sini :)